Hapus hitammu

Pertama dia minta maaf, lalu dia, kemudian dia, lalu kemudian dia

Hari ini semua minta maaf, tak terkecuali aku, aku juga minta maaf kepada dia, kepada mereka, dan kepadamu 

Seperti yang kulihat oleh mata, semua dimaafkan, tak ada yang kembali dengan kecewa, dan soal hati, tak ada yang tau, semoga sama dengan yang kulihat 

Sebuah kertas memang dasarnya putih, tetapi seiring berjalannya waktu, ia banyak tergores warna-warna, dan kemudian itu menghantarkan kepada keindahan maupun hitam

Dan pada hari ini semua diberi penghapus, untuk menghapus hitam, boleh bertukar kepada yang dikehendaki, agar Mereka menjadi bersih, tanpa ada warna hitam lagi

Meski terkadang pada kebanyakan kertas, tak bisa bersih dengan sempurna, semuanya berbekas, entah dengan apa dapat bersih

“Tak usahlah kita angan-angan, yang terpenting kita sudah mencoba, hasil serahkan kepada ilahi”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s